Senin, 17 Oktober 2016

Cara menanam bayam hidroponik


Cara menanam bayam hidroponik


1. Penyemaian benih
Untuk melakukan penyemaian benih ada beberapa langkah. Langkah-langkah untuk melakukan peyemaian benih bayam adalah sebagai berikut :

Langkah yang pertama anda perlu menyediakan arang sekam dalam sebuah nampan.
Kemudian anda dapat mencampurnya dengan benih bayam beserta pasir  yang halus dan kering.
Selanjutnya anda dapat menaburkan benih yang telah anda campur dengan menggunakan pasir tersebut ke dalam  sebuah nampan.

Berikutnya anda dapat menaburkan arang sekam ke dalam nampan setinggi 5 mm.
Kemudian anda dapat menutup nampan tersebut dengan menggunakan tisu basah.
Pada setiap pagi dan juga sore anda dapat menyemprot benih dengan menggunakan air agar media selalu lembab.

Jika  Anda sudah melakukan langkah-langkah yang ada diatas maka dalam waktu hanya 2 hari saja, akan mulai terlihat kecambah  benih dari  bayam tersebut. Setelah 10 hari lamanya tanaman bayam itu  akan tumbuh daun kurang lebih sebanyak 2 hingga  4 daun, dan memiliki ketinggian antara 7 cm. Setelah 10 hari maka tanaman sayur bayam tersebut sudah dapat dipindahkan ke dalam alat hidroponik.

2. Penanaman pada alat hidroponik

Untuk Tanaman bayam yang dari tempat persemaian akan diambil, lalu anda dapat menanamnya pada stirofom yang sudah diberi lubang dengan menggunakan bantuan gabus atau kapas untuk dapat menyangga tanaman bayam dengan. Jarak setiap tanaman kurang lebih 15 cm. Selanjutnya stirofom yang telah Anda tanami bayam  dapat di masukkan ke dalam talang untuk alat hidroponik. Air yang telah berisi nutrien  dapat dialirkan terus menerus dengan melalui talang. Setelah 1 hingga 1,5 bulan, maka tanaman bayam telah siap untuk dipanen.

Sumber : caramenanampohon.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar